selamat datang di blog yang dikhususkan buat teman2 yang interest di bidang transportasi.....

(selaen transport juga gpp c.. sing penting happy! heheh)

Senin, 10 September 2012

krisis paruh baya...

krisis paruh baya adalah istilah lain dari puber kedua. sebagian orang mengatakan bahwa itu mitos, sebagian yang lain mengatakan bahwa itu benar-benar terjadi..

saya mungkin lebih condong ke pendapat yang kedua karena saya meyakini bahwa siklus hidup setiap diri kita itu hampir sama, bedanya cuma pada tempat dan pengalamannya saja. buat saya, krisis paruh baya adalah fitrah yang mesti dialami oleh setiap diri manusia baik wanita ataupun pria sehingga kita sama sekali tidak perlu malu untuk mengakuinya, bahkan akan lebih baik jika kita berbagi sehingga krisis jenis apapun yang kita lalui dapat meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik lagi..

menurut Yulianti Dwi Astuti, krisis paruh baya berbeda dengan masa puber pertama yang ditunggu-tunggu dan disambut dengan suka cita, masa puber kedua justru menjadi masa-masa di mana seseorang dihinggapi rasa takut dan keraguan diri, yaitu takut menjadi tua, takut menjadi tidak menarik lagi, takut mati, takut tidak berguna lagi, takut tidak kuat lagi, dan sebagainya.(http://yulianti.staff.uii.ac.id/2008/08/30/krisis-usia-paruh-baya/)

Ya! saya mengalami "sensasi" yang digambarkan oleh Mba Yulianti diatas. Mungkin Anda juga mengalaminya, sebagai crosscheck, ada beberapa ciri ketika seseorang mengalami krisis paruh baya, diambil dari detikhealth, inilah ciri-cirinya :
1. bosan dengan pekerjaan
2. berfikir untuk selingkuh
3.boros dalam membelanjakan uang
4.jadi sering bercermin
5.kehidupan seks berubah
6. suka mengenang masa lalu
7. Tampak depresi

okedech, Anda mungkin masih berkilah bahwa Anda belum/tidak mengalami hal-hal seperti yang digambarkan diatas. Memang katanya sich krisis paruh baya ini terjadi pada kisaran umur 40 tahunan (seperti saya), jika Anda masih dibawah 30 atau masih mahasiwa mungkin Anda masih puber pertama ! hehe.. tapi jika Anda dalam usia kurang lebih sama dengan saya maka seharusnya Anda juga mengalami apa yang saya rasakan atau apa yang digambarkan diatas...

menurut pengamatan saya, usia 40an memang adalah ukuran kesuksesan seorang pria karena anggap saja kita bekerja dari usia 25 tahun maka masa kerja kita sudah 15 tahunan khan? dengan demikian jika dalam usia 40an kita ga sukses juga maka mungkin emang udah nasib kita jadi orang yang biasa-biasa saja. Tapi bukan berarti bahwa krisis paruh baya ini hanya terjadi pada orang sukses loh ya? coba liat lagi definisi krisis paruh baya yang diterangkan oleh Mba Yulianti diatas. semua kita akan mengalami krisis paruh baya tanpa membedakan gender ato tingkat kesuksesannya...

memang ada perbedaan krisis paruh baya yang trjadi pada orang sukses dan kurang sukses. pada orang sukses yang bisa diartikan sebagai periode perubahan gaya hidup, dari awalnya ga punya apa-apa jadi serba berlebih tentu saja membawa godaan tersendiri (Lihat perubahan cara berpakaian, gaul/ lifestyle pada para eksekutif muda).
pada orang yang kurang sukses mungkin krisis paruh baya lebih berbentuk keputusasaan dan pelarian pada hal-hal yang sekiranya dapat mengobati luka hatinya tersebut (Lihat banyaknya pegawai yang minta keluar/pindah pada usia-usia menjelang 40 tahunan). dan ini trjadi pada pria dan wanita ! pria sukses mungkin menampakkannya dengan pameran mobil barunya, wanita sukses mungkin menampakannya dengan perubahan cara berpakaiannya. mutasi pekerjaan untuk pria kurang sukses mungkin dapat dipandang positif seperti masih dipandang positifnya ibu-ibu yang kemudian melupakan tugas perawatan kecantikan dirinya (yang sangat penting untuk membahagiakan pasangan tapi butuh biaya)dan berkilah bahwa itu tidak penting karena usia. Yang dapat dipandang negatif dalam krisis paruh baya adalah masing-masing pria/wanita yang umumnya telah berkeluarga ini kemudian mencari kebahagiaan sendiri-sendiri ! Nah looo.....

Baiklah, mungkin diantara Anda ada yang udah merasa bahwa emang kita mengalami krisis paruh baya dan ada pula yang tetep ngeles bahwa Anda ga mengalaminya. suka-suka Anda aja dech, yang lebih penting, jika Anda mengalaminya, kita bisa melewati krisis ini dengan tip-tips sebagaimana digambarkan dalam bukunya Earnest L Tan "Through A Dark Tunnel (Midlife Chronicles)" sebagai berikut :

1. mengenali perasaan tersebut (frustrasi, depresi, kesepian, takut, tidak aman, ragu-ragu, malas, lelah, kehilangan arti dan tujuan hidup, mempertanyakan tentang arti hidup, kematian dan Tuhan, bingung,hopeless dan helpless) dan tetap merasa nyaman bersamanya dengan berserah, sabar, mengalir dan percaya.
2. Menemukan seseorang yang dipercaya untuk menemani proses perjalanan (spiritual) midlife-nya. Orang ini haruslah membuat si midlifer merasa nyaman untuk mencurahkan perasaan dan pikirannya. Ia haruslah seseorang mampu mendengarkan dengan emphati, tanpa mengkotbahi dan menghakimi.
3. Dengarkan apa yang bergema dari pengalaman pergulatan paruh baya. Sangat sering kebingungan dalam masa krisis ini membuat kita tidak rasional. Sangat ideal bila dapat sharing dengan seseorang yang memiliki pengalaman yang sama.
4. Menulis Jurnal / catatan harian. Jurnal adalah instrumen penting dan efektif untuk berdialog dengan diri sendiri. Menulislah dengan bebas dan jujur, termasuk emosi-emosi negatif yang muncul, karena ini akan membebaskan kita dan tekanan.
5. Terlibat dalam kegiatan-kegiatan kreatif. Karena burn-out adalah pengalaman yang wajar dalam fase midlife, ambilah time-out dan ikut dalam kegiatan-kegiatan kreatif.
6. Perhatikan  serendipitious dan synchronized moments. Serendipity adalah kemampuan menemukan sesuatu jawaban secara tak sengaja ketika sedang mengerjakan sesuatu. Syncronicity adalah sebuah kejadian-kejadian yang terjadi pada saat yang bersamaan untuk sebuah makna tertentu. Kejadian-kejadian ini bukanlah semacam ketidaksengajaan. Kejadian ini didesain untuk terjadi pada saat yang tepat bersama seseorang yang tepat, baik sahabat maupun orang yang tidak dikenal sebelumnya.
7. Hargailah diri sendiri. Rasa bingung, kesepian, tidak aman, dsb harus disadari sebagai proses dalam hidup. Seperti emas yang harus ditempa dalam api untuk mendapatkan kemurniannya begitu pula kebijaksanaan hidup akan lahir dari proses krisis paruh baya yang menyakitkan ini.
8. Temukan kembali gairah hidup. Setiap orang mempunyai anugerah berupa bakat khusus yang berbeda satu dengan lainnya. Refleksikan sekali lagi apa bakat dan ketertarikan kita; hal ini akan mendorong kita menjadi kreatif. Kerjakan, biarkan energi kita mengalir spontan dan kita merasa “hidup” kembali.
9. Jalani takdir hidupmu. Gairah besar / passion kita sebenarnya adalah tuntunan menuju takdir kita. Ambil waktu khusus untuk menemukannya. Pertimbangkan pertanyaan berikut : Apa yang ingin saya capai dalam hidup sampai kematian menjemput, sehingga saya bisa menerima kematian sebagai sebuah “wisuda” atas kepenuhan hidup yang telah saya capai ; apa yang ingin saya dengar tentang sesuatu yang dikatakan orang pada upacara kematian saya ? Mungkin pertanyaan ini akan membimbing kita untuk mendefinisikan hidup. Renungkan kembali jalan hidup yang telah kita lalui dan ke mana “lorong” itu membawa kita.

untuk lebih jelasnya silakan baca bukunya dan kita sharing trbuka.. makasiihh...heheheh

---------------------
oya inget selalu bahwa "kebaikan dan kebesaran jiwa lelaki teruji ketika ia banyak harta sedangkan kesetiaan dan keihklasan wanita teruji ketika ia kekurangan harta dan kasih sayang..". ;)

Selasa, 04 September 2012

Hati2 ah terbang.. Hehe

Published with Blogger-droid v2.0.6

Jumat, 27 Juli 2012

Biji Aki... Hebat ! :)

Published with Blogger-droid v2.0.6

Rabu, 18 Juli 2012

Senin, 09 Juli 2012

Pemandangan tiap hariii... :)

Published with Blogger-droid v2.0.6

Jumat, 29 Juni 2012

Coba tebak ini dimana hayoo ? :)

Published with Blogger-droid v2.0.6

Kamis, 28 Juni 2012

Belajar dengan cara berbagi (sharing)...

Banyak cara untuk belajar, diantaranya di kampus, baca buku atau berbagi dengan teman...

Belajar menuntut banyak pertanyaan dan ketika bertanya atau berbagi, mungkin kita bisa dianggap bodoh, biarin ajah and tokh kita sedang berusaha untuk pinter...

Teruslah bertanya dan berbagi, ingat Einstein pun pernah berkata : "saya bukan cerdas, hanya saja rasa ingin tau saya demikian besar"...

Published with Blogger-droid v2.0.6

Jejelin sampe bosen ! :)

Mungkin kita bingung melihat perilaku orang lain yg negatif dan terus dilakukan, dilarang dia nyuri2, dimarahi tetep aja.. Katakanlah anak yg maen mulu ga mau belajar, ngerokok, suka nakal dll...


Jika dilarang ga bisa, ya sudah kasih aja sekalian. Misal anak yang ngerokok tadi, biasa dia nyuri sebatang dua batang, kasih aja 10 batang, jejelin ke mulutnya dan suruh isep semua sekalian ! Nyonyor2 dech.. (saya juga pernah ngalamin ini di asrama dulu sama si Ridho, dijejelin rokok sama pa sirajudin, sampe ngacai air mata + ingus)...


Jangan lupa sambil dijejelin dinasehatin juga dampak negatif apa yg dilakukannya. Saya fikir cara ini bisa efektif untuk yg suka membangkang, karena mereka biasa berkata "tidak" (diucapkan atau dalam hati), dan biasanya manusia jenis ini kalo dipersilakan malah ga mau. Emang belom tentu efektif karena kalo dia sudah hobi bakal susah ngilangin kebiasaan buruknya. Kalo dah geto yaa.. Terima nasib aja dech... :)


Published with Blogger-droid v2.0.4

Rabu, 27 Juni 2012

Bangga kena jiplak... :)

Kebanyakan kita uring2an ketika budaya dalam negeri diklaim negara tetangga, katakanlah batik, keris, tarian dll...


Ada seorang ibu yang berfikiran seharusnya kita ga usah marah ketika dijiplak orang lain, malah seharusnya bangga, "berarti budaya kita bagus, coba kalo jelek, siapa yg mau njiplak?" Geto pendapatnya... "Contoh dong india, mereka seneng2 aja ketika wayang dianggap dari indonesia, padahal tokoh2 itu dari india datangnya, contoh lain adalah batik, batik itu memang ada di seluruh asia, bukan hanya di indonesia, tarian juga memang sudah membaur karena banyak orang indonesia yg tinggal puluhan tahun di negara tetangga dan membawa budayanya" lanjutnya...


Beliau juga menjelaskan kenapa kita kalah klaim dari negara tetangga adalah karena kita ga punya dokumen. Masalah kita selama ini adalah kita memang males nyimpen dokumen, sampe sekarang, dokumen negara kita aja lebih lengkap di perpustakaan belanda daripada perpustakaan dalam negeri (Untuk itulah pada jaman presiden suharto, beliau pernah mengutus stafnya untuk mempelajari budaya kita di belanda). Nah, inilah yg harus kita benahi dari sekarang... Simpan dokumen, data2 penting dengan baik karena mesti berguna bagi generasi penerus bangsa... Getooo rojeerr.... :)


Published with Blogger-droid v2.0.4

Selasa, 26 Juni 2012

Yg ideal cuma ada di film.. :)

Kita semua senang melihat hal2 yg indah, lancar, nyaman, mulus, gada gangguan tapi sadarkah kita bahwa apa yg kita bayangkan itu tidak pernah ada.. Sekalipun ada, mungkin itu cuma ada di film ato sinetron aja..


Kenapa ? Karena biasanya film menyuguhkan satu sisi saja, bagusnya atau buruknya, positif atau negatifnya, tidak dua2nya. Kenyataannya, Tuhan menciptakan segala yg ada di muka bumi ini secara utuh, lengkap, tidak timpang.. Semua diciptakan berpasangan, beriringan dan bersamaan....


Saya "tantang" Anda untuk mencontohkan satu hal saja yg bisa ideal.. Oke, saya buat contoh sendiri katakanlah pasangan ideal, rumah ideal, kendaraan ideal yg memenuhi segala keinginan kita. Tidak pernah ada! Tidak ada pasangan ideal di dunia, sama halnya dengan dengan liburan yg idealnya gada gangguan kerjaan, nyatanya kita seringkali lebih sibuk di hari libur.. Saya yakin Anda pernah merasakannya...


Jadi, gaperlu nunggu atau mengharapkan yg ideal2 dalam hidup.kita.. Jalani dan nikmati saja hari2 yg kita lewati, ga usah pedulikan gangguan, hambatan, rintangan yg mengusik kebahagiaan kita.. And tokh, bukan hal2 ideal yg mendewasakan kita.. Realita lah yg membuat kita terus dan terus berkembang... Getooh...


___________

Gada hubungannya ma transportasi yaa ? Biarin ajaaa... Yg penting hepii ! Heheheh....


Published with Blogger-droid v2.0.4

Senin, 25 Juni 2012

Siapa suka pake jembatan penyeberangan ?

Cape naek turunnya ah ! Heheheh....



Jumat, 22 Juni 2012

Waktu habis untuk kegiatan sosial.. ;)

Diitung2 waktu kita habis untuk kegiatan sosial. Ga usah ambil contoh orang lain dulu, diri sendiri (sayah) ajah, tiap hari ngurus anak, ngelayanin isteri, ngunjungi kerabat yg sunatan, nikahan, yg sakit, yg buka showroom, yg pesta wisuda dll dsb.. Belom arisan warga, pertemuan erwe.. Hadeeuh.. Banyak banget acara yg sifatnya sosial, mengalahkan kegiatan yg berhubungan dengan produktivitas...


Itu baru acaranya yg banyak, belom waktu dan biaya yg dikeluarkan untuk mendukung acara sosial tersebut, katakanlah butuh waktu 2 jam untuk kondangan, lha kalo kondangannya di dalam kota, kalo acaranya di luar kota dengan waktu perjalanan 3 jam (pulang pergi 6 jam), maka dibutuhkan waktu 8 jam buat kondangan doang, jadi 8 jam untuk satu kegiatan kondangan.. Coba hitung berapa kali dalam sebulan kita memenuhi undangan2 yg jenisnya sangat bervariasi ini...


Itu kegiatan kita yg orang biasa, gimana kalo orang penting ya? Undangan, permintaan sumbangan, ajakan kerjasama dll dsb tentu lebih buanyak lagi. Ga heran kalo banyak orang2 hebat yg ga punya waktu untuk berprestasi, ga punya waktu untuk berkarya, sibuk ngurusin orang lain aja yg sebenernya gada bedanya dengan atau tanpa kehadirannya juga...


Tapi sekarang semua orang maunya jadi orang penting, so so sibuk ngurusin kepentingan orang lain sampe lupa ngurusin dirinya sendiri, kebutuhan dirinya dipenuhi dengan cara instan, dibuat gampangnya aja.. Petani kita sibuk bersosial sampe ga sempet ngurus sawahnya, akhirnya beras pun import, tiap hari mamam supermie. Pengrajin kita sibuk bersosial hingga ga sempet bikin kerajinan tangan lagi, handycraft yg diimport dari china jadi lebih murah daripada bikinan dalam negeri. Pegawai kita sibuk sosialisasi, jadi lebih banyak ngobrolnya daripada kerjanya. Anak2 sekolah sibuk gaul sampe ga sempet untuk belajar, sibuk pesbukan, twiteran, chatting dll, orangtuanya juga samanya ga mau kalah dari anaknya, bahkan mungkin ortu jaman sekarang lebih kekanakkanakan daripada anaknya sendiri... Hebatnya kalo masalah penilaian maunya dinilai bagus semua, gabisa apa2 juga pengen dapet nilai 9, tiap hari korupsi juga maunya dibilang jujur dan amanah... Katanya kita suka dengan keaslian namun nyatanya kita lebih suka dilebih_lebihkan....


Gatau bener apa ga nya cara pandang saya diatas, mudah2an sich salah seperti biasa yg saya lakukan... Lagipula kegiatan sosial mungkin mendukung produktivitas sepanjang kita menjalaninya dengan bijak dan proporsional... Ini dituliskan berdasar keprihatinan saja, prihatin melihat seliwerannya masyarakat kita tapi semakin hari perekonomian kita semakin terjajah.. Mungkin ada yg salah dengan kesibukan kita dan sekali lagi -mudah2an saja- masalahnya bukan karena kita kebanyakan kegiatan sosial... Hehehe


Published with Blogger-droid v2.0.4

Kamis, 21 Juni 2012

Ini dia prioritas angkutan umum ! :)

Mereka bisa berhenti dimana saja, kapan saja, memutar semaunya dan hanya Tuhan yg tau kenapa mereka begitu.. Heheh



Sabtu, 16 Juni 2012

Jangan nurut (melawan sajah).. :)

Geli juga ndenger keluhan para ortu yg katanya sekolah sekarang ga bisa mendidik anak2 u patuh pada orangtuanya...


Buat saya sich, saya seneng2 aja melayani anak2 yg melawan ke saya.. Saya selalu ingat alasan keponakan saya yg suka membantah arahan atasannya : “kalo saya nurut kepada beliau, saya takut nasib saya sepertinya“.. Bagus banget tuch, sekarang saya malah sedih kalo berhadapan dengan “yes_man“, saya khawatir nasibnya kayak sayah... madesu ! Hiks..


Kita semua menginginkan generasi penerus lebih baik dari kita, makanya biarin aja mereka membantah atau melawan cara pikir kita, yg penting mereka bisa membuktikan bahwa mereka lebih baik..


Jadi, buat saya sich, fine2 saja saya dibantah atau diabaikan, saya tetap mendukung anak2 saya, adik2 saya, para juniors, siapapun sepanjang yg dilakukannya untuk kebaikan bersama.. Moga kita terus berkembang ke arah yg semakin baik.. Amiin... :)


Published with Blogger-droid v2.0.4