Published with Blogger-droid v1.7.4
selamat datang di blog yang dikhususkan buat teman2 yang interest di bidang transportasi.....
(selaen transport juga gpp c.. sing penting happy! heheh)
Kamis, 01 September 2011
perhatikan jarak antar kendaraan !
sekedar mengingatkan, jangan konvoi dengan jarak terlalu berdekatan terutama pada kecepatan tinggi.
sore ini, dalam perjalanan bandung- bekasi lewat Tol Padaleunyi saya baru menyaksikan kecelakaan lalulintas yang melibatkan beberapa kendaraan, kelihatannya karena para pengemudi kurang memperhatikan jarak antar kendaraan.
untuk diketahui pembaca semua dan demi keselamatan kita, jarak antar kendaraan yang aman adalah minimal 2x panjang kendaraan dan itupun tergantung laju/kecepatan kendaraan Anda, makin tinggi kecepatan kendaraan kita maka makin jauh pula jarak antar kendaraan yang aman...
mohon diperhatikan, di jalan sudah banyak pesan untuk kita semua :
"utamakan keselamatan bukan kecepatan"
semoga selamat sampai tujuan.. amin
Rabu, 31 Agustus 2011
siapa yang ga disiplin di jalan ? :)
inget khan pelajaran kita tentang apa yang membuat sistem transportasi kita carut marut, ga keruan, acak adut, dan pabaliut?
ya! ada tiga masalah utama : pertama, kurang "terencana"nya tata ruang (=mungkin direncanakan tapi pelaksanaannya ga tau gimana), kedua, penegakan hukum (law enforcement) yang lemah, dan ketiga adalah emang masyarakat kita yang susaaaah sekali untuk punya kesadaran.
masalah pertama dan kedua mungkin juga berhubungan dengan kurang disiplinnya aparat dalam hal perencanaan dan penegakkan aturan yang telah disepakati tapi mungkin tidak berkaitan dengan Anda (yang membaca tulisan ini karena Anda mungkin bukan aparat pemerintah), masalah yang ketiga ini yang mungkin akan sangat berkaitan dengan Anda sendiri karena kesadaran Anda di jalan juga akan sangat mempengaruhi teratur atau semrawutnya lalulintas di jalan...
masalah kurang disiplinnya pengguna jalan terutama pengemudi kendaraan sering ditujukan kepada pengemudi angkutan umum/ angkutan kota yang memang suka berhenti sembarangan di jalan, kalo kata teman saya yang keren mah "pada awalnya di dunia ini ada tiga hal yang ghaib yaitu jodoh, pati, bagja/cilaka (jodoh, kematian, dan kebahagiaan/kesengsaraan, ketiganya rahasia Illahi khan?) sekarang yang ghaib bertambah jadi empat, yaitu kita ga pernah tau dimana sebuah angkutan kota akan berhenti".. jika Anda pernah mengemudi di jalan dengan mengikuti angkutan umum, maka mungkin Anda sudah sering dikagetkan karena tiba-tiba angkutan yang Anda ikuti itu tiba-tiba berhenti....
ya! ada tiga masalah utama : pertama, kurang "terencana"nya tata ruang (=mungkin direncanakan tapi pelaksanaannya ga tau gimana), kedua, penegakan hukum (law enforcement) yang lemah, dan ketiga adalah emang masyarakat kita yang susaaaah sekali untuk punya kesadaran.
masalah pertama dan kedua mungkin juga berhubungan dengan kurang disiplinnya aparat dalam hal perencanaan dan penegakkan aturan yang telah disepakati tapi mungkin tidak berkaitan dengan Anda (yang membaca tulisan ini karena Anda mungkin bukan aparat pemerintah), masalah yang ketiga ini yang mungkin akan sangat berkaitan dengan Anda sendiri karena kesadaran Anda di jalan juga akan sangat mempengaruhi teratur atau semrawutnya lalulintas di jalan...
masalah kurang disiplinnya pengguna jalan terutama pengemudi kendaraan sering ditujukan kepada pengemudi angkutan umum/ angkutan kota yang memang suka berhenti sembarangan di jalan, kalo kata teman saya yang keren mah "pada awalnya di dunia ini ada tiga hal yang ghaib yaitu jodoh, pati, bagja/cilaka (jodoh, kematian, dan kebahagiaan/kesengsaraan, ketiganya rahasia Illahi khan?) sekarang yang ghaib bertambah jadi empat, yaitu kita ga pernah tau dimana sebuah angkutan kota akan berhenti".. jika Anda pernah mengemudi di jalan dengan mengikuti angkutan umum, maka mungkin Anda sudah sering dikagetkan karena tiba-tiba angkutan yang Anda ikuti itu tiba-tiba berhenti....
Senin, 29 Agustus 2011
syarat disertasi
semua orang bisa jadi doktor, kalo ga bisa S3 yaa minimal mondok di kantor lah, doktor juga khan ?
sehubungan saya lagi pusing mikirin bagimana caranya bikin disertasi, saya mo sharing dikit ah, apa sich syaratnya kalo kita mo bikin disertasi.
kebetulan belom lama dapet kuliah tentang penulisan disertasi, kata Pak Dosen, setidaknya ada dua syarat yang harus dipenuhi untuk menyusun disertasi :
untuk yang pertama, ke-orisinil-an itu hukumnya wajib untuk sebuah disertasi, jadi kita ga boleh bikin disertasi yang udah dibikin orang lain, nge-jiplak, copy paste gituh, ga banget lah.. boleh-boleh aja kalo kita masih taman kanak-kanak misalnya ngegambar dengan meniru gambar orang lain kalo bikin disertasi denga ngejiplak bikinan oran gitu hukumnya haram kale..
kontribusi juga wajib karena di akhir disertasi kemudian kita harus menyatakan kontribusi kita seperti apa, ada klaim bahwa kita telah mengontribusikan sesuatu.. ga harus hal besar seperti penemuan E=mc2 nya Einstein, kontribusi kecil juga ga masalah asal hasil pemikiran sendiri..
sehubungan saya lagi pusing mikirin bagimana caranya bikin disertasi, saya mo sharing dikit ah, apa sich syaratnya kalo kita mo bikin disertasi.
kebetulan belom lama dapet kuliah tentang penulisan disertasi, kata Pak Dosen, setidaknya ada dua syarat yang harus dipenuhi untuk menyusun disertasi :
1. ada kontribusi orisinal terhadap keilmuan ;
2. disertasi bukan pemecahan masalah (problem solving).
untuk yang pertama, ke-orisinil-an itu hukumnya wajib untuk sebuah disertasi, jadi kita ga boleh bikin disertasi yang udah dibikin orang lain, nge-jiplak, copy paste gituh, ga banget lah.. boleh-boleh aja kalo kita masih taman kanak-kanak misalnya ngegambar dengan meniru gambar orang lain kalo bikin disertasi denga ngejiplak bikinan oran gitu hukumnya haram kale..
kontribusi juga wajib karena di akhir disertasi kemudian kita harus menyatakan kontribusi kita seperti apa, ada klaim bahwa kita telah mengontribusikan sesuatu.. ga harus hal besar seperti penemuan E=mc2 nya Einstein, kontribusi kecil juga ga masalah asal hasil pemikiran sendiri..
penetapan lebaran...
baru kali ini ngalamin lebaran diundur..
mungkin karena emang pada awalnya saya salah prediksi sehingga pulang ke kota (bukan pulang kampung loh, sayah khan pulang berlawanan arus mudik, dari bandung ke bekasi) ato emang belom ada pemberitahuan sebelumnya, belom ada penetapan kapan jatuhnya hari lebaran dari pemerintah..
yang saya heran tuch kenapa yach penetapan lebaran ini mepet banget waktunya, kayak undangan rapat dari birokrat aja, pelaksanaan rapat hari selasa, undangan dikirim hari senin, apa ga mempertimbangkan bahwa para undangan itu perlu waktu untuk menyiapkan diri, iya sich kalo yang diundang tamu dekat, lha kalo tamu jauh ? saya sering denger kelauhan tamu yang datang dari surabaya ke jakarta katanya ga sempat ganti baju sama sekali.. ato bisa juga kayak sistem kebut semesternya para mahasiswa/i, dikasih tugas dari bulan kemaren baru dikerjain malem ini karena besok harus dikumpulin...hihi..
Minggu, 28 Agustus 2011
penanganan kemacetan masa lebaran
kita semua dipusingkan dengan kemacetan lalulintas yang terus terjadi selama angkutan lebaran, dari tahun ke tahun kemacetan terus meningkat padahal berbagai upaya telah dilakukan seperti pembangunan infrastuktur yang potensi macet misalnya jalur nagreg.
Kementerian Perhubungan sendiri telah dan terus mengupayakan penumpukan kendaraan di arus mudik dan arus balik dengan mengkoordinasikan penggunaan alat angkut untuk sepeda motor yang saat ini menjadi moda primadona bagi para pemudik. Gerbong-berbong kereta api dan truk disarankan dapat digunakan untuk digunakan untuk mengangkut sepeda motor sementara pengendara sepeda motor daiarahkan untuk menggunakan bus atau kereta api..dan upaya ini sebenarnya bukan terobosan baru untuk menangani kemacetan lalulintas selama lebaran karena dari tahun yang lalu juga pernah dilakukan upaya ini namun kemacetan tetap saja terjadi...
Kementerian Perhubungan sendiri telah dan terus mengupayakan penumpukan kendaraan di arus mudik dan arus balik dengan mengkoordinasikan penggunaan alat angkut untuk sepeda motor yang saat ini menjadi moda primadona bagi para pemudik. Gerbong-berbong kereta api dan truk disarankan dapat digunakan untuk digunakan untuk mengangkut sepeda motor sementara pengendara sepeda motor daiarahkan untuk menggunakan bus atau kereta api..dan upaya ini sebenarnya bukan terobosan baru untuk menangani kemacetan lalulintas selama lebaran karena dari tahun yang lalu juga pernah dilakukan upaya ini namun kemacetan tetap saja terjadi...
Jumat, 26 Agustus 2011
Sabtu, 20 Agustus 2011
2011 property naek ! ;)
Buat yang ada niatan beli rumah cepetaan... 2011 katanya mo naek lagi 20 prosen...
Hehe.. Promosi niy...
Hehe.. Promosi niy...
Published with Blogger-droid v1.7.4
Rabu, 17 Agustus 2011
perawatan...
"satu hal yang penting ketika kita memiliki sesuatu adalah perawatan"
anggap saja kita sekarang memiliki kendaraan, barang elektronik, pakaian.. ato apapun yang berwujud fisik.. semuanya perlu perawatan bukan ?
bayangkan jika Anda terus menerus memakai sepeda motor Anda atau mobil Anda tanpa memperhatikan kapan Anda harus ganti olie. kapan memeriksa busi, kanvas rem dan sejenisnya.. selain Anda beresiko untuk mengalami kecelakaan lalulintas, mungkin kendaraan Anda akan turun mesin sebelum waktunya..
barang elekronik juga tidak ada bedanya.. terus-terusan Anda pake telepisi, henpong, radio, cd player tanpa Anda perhatikan kebersihan dan perawatan spare partnya.. ingat juga bahwa barang-barang yang sering kita pegang berpotensi untuk menjadi tempat hidup kuman-kuman.. konon khabarnya menurut penelitian, henpon anda lebih kotor daripada wastapel yang ada di kamar mandi! alasannya mungkin yaa sederhana, sekalipun kotor, wastapel sering dibersihkan, lha henpon anda? coba anda ingat, kapan terakhir Anda bersihkan ?? jangan-jangan henpon kita lebih kotor daripada kloset kale :(
pakaian juga sami mawon. coba aja Anda pake terus tuh baju tanpa Anda perhatikan kapan Anda cuci, setrika, pakein parfum dll dsb.. wah bisa-bisa gada yang mau deket kale ma anda...
anggap saja kita sekarang memiliki kendaraan, barang elektronik, pakaian.. ato apapun yang berwujud fisik.. semuanya perlu perawatan bukan ?
bayangkan jika Anda terus menerus memakai sepeda motor Anda atau mobil Anda tanpa memperhatikan kapan Anda harus ganti olie. kapan memeriksa busi, kanvas rem dan sejenisnya.. selain Anda beresiko untuk mengalami kecelakaan lalulintas, mungkin kendaraan Anda akan turun mesin sebelum waktunya..
barang elekronik juga tidak ada bedanya.. terus-terusan Anda pake telepisi, henpong, radio, cd player tanpa Anda perhatikan kebersihan dan perawatan spare partnya.. ingat juga bahwa barang-barang yang sering kita pegang berpotensi untuk menjadi tempat hidup kuman-kuman.. konon khabarnya menurut penelitian, henpon anda lebih kotor daripada wastapel yang ada di kamar mandi! alasannya mungkin yaa sederhana, sekalipun kotor, wastapel sering dibersihkan, lha henpon anda? coba anda ingat, kapan terakhir Anda bersihkan ?? jangan-jangan henpon kita lebih kotor daripada kloset kale :(
pakaian juga sami mawon. coba aja Anda pake terus tuh baju tanpa Anda perhatikan kapan Anda cuci, setrika, pakein parfum dll dsb.. wah bisa-bisa gada yang mau deket kale ma anda...
Rabu, 22 Juni 2011
rencana tinggal rencana.. xixi... (tulisanku di fb)
suka geli sendiri kalo mengingat kembali rencana hidupku selama ini...
katakanlah waktu aku merencanakan untuk tinggal dimana (waktu beli rumah pertama).. dengan konsep "zero traffic" seperti yang sering diarahkan oleh professor universitas ternama di bandung maka aku memilih sebuah rumah sangat sederhana sekali ketemu lagi ketemu lagi (RSSKLKL) di pinggiran kabupaten bandung. aku waktu itu merencanakan sekalipun rumah itu di pinggiran namun dekat dengan pusat kegiatan keluarga seperti sekolah, pasar dan tempat olahraga. aku pikir keluargaku tidak perlu keluar melewati jalan arteri untuk mencapai tempat-tempat yang dibutuhkan itu dan kesemuanya bisa dicapai dengan berjalan kaki ato bersepeda seperti yang kami sekeluarga biasa lakukan selama dua tahun tinggal di yogya.. (saat merencanakan itu anakku no 1 dan ke 2 masih SD, yang ketiga belom lahir)..
kenyataannya setelah aku menetap disana, anak-anak ga ada yang mau sekolah di deket rumah, mereka lebih suka keluar dengan pertimbangan sekolah yang jauh lebih berkualitas dan lebih keren.. mamanya anak-anak juga ga suka berbelanja di pasar yang deket, dia sukanya belanja di tempat yang lebih nyaman.. alhasil konsep "zero traffic" pun cuma sebatas angan-angan saja.. hehe..
dalam kondisi seperti itu aku sering kepikiran, ternyata emang sulit sekali mengaplikasikan sebuah rencana karena memang pada akhirnya faktor lingkungan akan berpengaruh demikian besarnya, selain itu pula kenyataannya setiap manusia punya keinginan yang rasanya sih takkan ada seorangpun yang bisa menebaknya.. dan keinginan-keinginan itupun seharusnya didukung karena positif thingking nya tidak ada seorang pun yang menginginkan keburukan untuk dirinya, jelas setiap kita menginginkan yang terbaik untuk diri kita masing-masing... aku sendiri tidak mau begitu saja disalahkan oleh keluarga yang misalnya memilih rumah kok di kampung, yang kurang prospektif. aku juga gini-gini juga master transportasi loh! aku sudah mempertimbangkan semua itu dengan berkaca pada perusahaan cokelat di swiss yang menempatkan pusat-pusat produksinya di tempat yang jauh dari keramaian dengan pertimbangan faktor ekonomi dan konsentrasi pengembangan kualitas produk.. lagipula menurut pandangan aku, tinggal di kota lebih banyak mudharatnya daripada benefitnya, misalnya kita akan banyak terganggu kebisingan, polusi, godaan untuk sering jalan-jalan, dan yang lebih parah adalah kualitas hidup juga rendah.. ingat bahwa menurut penelitian ItB, "80% sumur di wilayah Bandung Kota tercemar bakteri e-coli"...
kalo ngomong gitu yaa mungkin yang tinggal di kota pada kesel sama saya.. mungkin aja mereka bilang "ah! elo aja yang ga mampu beli rumah di kota makanya ngoceh sembarangan!"... iya iya dech.. emang gw mah udah norak, jelek, bokek, idup lagi.. elo2 orang deh yang bener dan cerdas semua.. hehe
lagian yang begituan ga usah terlalu difikirin, rencana yang tinggal rencana itu bukan cuman kita doang yang ngalamin.. aku sendiri pernah ndenger pensiunan pejabat jawa barat jaman orde baru yang cerita tentang rencana pengembangan provinsi kita tercinta (jawa barat) dulu.. segala macem studi dilaksanakan sampe studi banding ke mancanegara, rencana ini, rencana itu disusun.. dalam prakteknya mah hampir semua ga terealisir karena banten kemudian memisahkan diri...
liat lagi case DKI Jakarta yang dalam rencana induk tata ruangnya dulu ga pernah nyebut-nyebut masalah bus way and tokh kemudian ketika direalisasikan malah banyak mangfaatnya...
liat juga skup yang lebih besar, katakanlah di dunia internasional.. rencana segala macem dibikin yang konon kabarnya untuk kesejahteraan seluruh umat manusia.. kata yang negatif tihing2 mah : "ah! tetep aja cuman nguntungin negara adidaya aja, negara miskin mah tetep aja dalam posisi berkembang.. dan yang berkembang terus mah jelas utangnya doang!"...
melihat case-case itu mungkin kemudian sebagian (besar) dari kita ga terlalu mempedulikan arti penting rencana.. sekalipun kata para perencana "segalanya berawal dari sebuah rencana" tapi sapa yang mo ndengerin.. lha wong kemudian setiap kita jalan sendiri-sendiri.. yaaa terserah aja dech, pada gilirannya akan kembali ke persepsi masing-masing, mo direncanakan dengan matang, mo gimana besok, suka-suka Anda aja dech.. yang perlu kita sadari adalah seperti kata temen saya yang cerdas (B'tri) "segala sesuatu ada resikonya" dan menurut perspektif agama juga suatu saat nanti tiba giliran dimana setiap kita akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang telah kita lakukan, saat dimana seorang ayah tidak bisa menolong anaknya, saat seorang kekasih tidak mempedulikan pujaan hatinya, saat dimana setiap kita sibuk memikirkan keselamatan diri masing-masing....
============
buat aku sendiri, ada sebagian yang aku rencanakan dengan sebaik-baiknya dan aku "kawal" dengan sepenuh hati.. serta ada juga sebagian yang lain yang aku lakukan sambil lalu (tidak begitu direncakan dan dikendalikan)..yang jelas semuanya aku dedikasikan untuk mendukung mereka yang aku kasihi.. dan dibalik semua itu aku meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa ada kehendak yang lebih kuat yang mengendalikan semua itu.. "the invisible hand" lah bahasa ciketing mah... hehehe...
moga Tuhan memberkati upaya kita baik yang direncanakan ato yang gimana nanti ajah.. amin 3x...
katakanlah waktu aku merencanakan untuk tinggal dimana (waktu beli rumah pertama).. dengan konsep "zero traffic" seperti yang sering diarahkan oleh professor universitas ternama di bandung maka aku memilih sebuah rumah sangat sederhana sekali ketemu lagi ketemu lagi (RSSKLKL) di pinggiran kabupaten bandung. aku waktu itu merencanakan sekalipun rumah itu di pinggiran namun dekat dengan pusat kegiatan keluarga seperti sekolah, pasar dan tempat olahraga. aku pikir keluargaku tidak perlu keluar melewati jalan arteri untuk mencapai tempat-tempat yang dibutuhkan itu dan kesemuanya bisa dicapai dengan berjalan kaki ato bersepeda seperti yang kami sekeluarga biasa lakukan selama dua tahun tinggal di yogya.. (saat merencanakan itu anakku no 1 dan ke 2 masih SD, yang ketiga belom lahir)..
kenyataannya setelah aku menetap disana, anak-anak ga ada yang mau sekolah di deket rumah, mereka lebih suka keluar dengan pertimbangan sekolah yang jauh lebih berkualitas dan lebih keren.. mamanya anak-anak juga ga suka berbelanja di pasar yang deket, dia sukanya belanja di tempat yang lebih nyaman.. alhasil konsep "zero traffic" pun cuma sebatas angan-angan saja.. hehe..
dalam kondisi seperti itu aku sering kepikiran, ternyata emang sulit sekali mengaplikasikan sebuah rencana karena memang pada akhirnya faktor lingkungan akan berpengaruh demikian besarnya, selain itu pula kenyataannya setiap manusia punya keinginan yang rasanya sih takkan ada seorangpun yang bisa menebaknya.. dan keinginan-keinginan itupun seharusnya didukung karena positif thingking nya tidak ada seorang pun yang menginginkan keburukan untuk dirinya, jelas setiap kita menginginkan yang terbaik untuk diri kita masing-masing... aku sendiri tidak mau begitu saja disalahkan oleh keluarga yang misalnya memilih rumah kok di kampung, yang kurang prospektif. aku juga gini-gini juga master transportasi loh! aku sudah mempertimbangkan semua itu dengan berkaca pada perusahaan cokelat di swiss yang menempatkan pusat-pusat produksinya di tempat yang jauh dari keramaian dengan pertimbangan faktor ekonomi dan konsentrasi pengembangan kualitas produk.. lagipula menurut pandangan aku, tinggal di kota lebih banyak mudharatnya daripada benefitnya, misalnya kita akan banyak terganggu kebisingan, polusi, godaan untuk sering jalan-jalan, dan yang lebih parah adalah kualitas hidup juga rendah.. ingat bahwa menurut penelitian ItB, "80% sumur di wilayah Bandung Kota tercemar bakteri e-coli"...
kalo ngomong gitu yaa mungkin yang tinggal di kota pada kesel sama saya.. mungkin aja mereka bilang "ah! elo aja yang ga mampu beli rumah di kota makanya ngoceh sembarangan!"... iya iya dech.. emang gw mah udah norak, jelek, bokek, idup lagi.. elo2 orang deh yang bener dan cerdas semua.. hehe
lagian yang begituan ga usah terlalu difikirin, rencana yang tinggal rencana itu bukan cuman kita doang yang ngalamin.. aku sendiri pernah ndenger pensiunan pejabat jawa barat jaman orde baru yang cerita tentang rencana pengembangan provinsi kita tercinta (jawa barat) dulu.. segala macem studi dilaksanakan sampe studi banding ke mancanegara, rencana ini, rencana itu disusun.. dalam prakteknya mah hampir semua ga terealisir karena banten kemudian memisahkan diri...
liat lagi case DKI Jakarta yang dalam rencana induk tata ruangnya dulu ga pernah nyebut-nyebut masalah bus way and tokh kemudian ketika direalisasikan malah banyak mangfaatnya...
liat juga skup yang lebih besar, katakanlah di dunia internasional.. rencana segala macem dibikin yang konon kabarnya untuk kesejahteraan seluruh umat manusia.. kata yang negatif tihing2 mah : "ah! tetep aja cuman nguntungin negara adidaya aja, negara miskin mah tetep aja dalam posisi berkembang.. dan yang berkembang terus mah jelas utangnya doang!"...
melihat case-case itu mungkin kemudian sebagian (besar) dari kita ga terlalu mempedulikan arti penting rencana.. sekalipun kata para perencana "segalanya berawal dari sebuah rencana" tapi sapa yang mo ndengerin.. lha wong kemudian setiap kita jalan sendiri-sendiri.. yaaa terserah aja dech, pada gilirannya akan kembali ke persepsi masing-masing, mo direncanakan dengan matang, mo gimana besok, suka-suka Anda aja dech.. yang perlu kita sadari adalah seperti kata temen saya yang cerdas (B'tri) "segala sesuatu ada resikonya" dan menurut perspektif agama juga suatu saat nanti tiba giliran dimana setiap kita akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang telah kita lakukan, saat dimana seorang ayah tidak bisa menolong anaknya, saat seorang kekasih tidak mempedulikan pujaan hatinya, saat dimana setiap kita sibuk memikirkan keselamatan diri masing-masing....
============
buat aku sendiri, ada sebagian yang aku rencanakan dengan sebaik-baiknya dan aku "kawal" dengan sepenuh hati.. serta ada juga sebagian yang lain yang aku lakukan sambil lalu (tidak begitu direncakan dan dikendalikan)..yang jelas semuanya aku dedikasikan untuk mendukung mereka yang aku kasihi.. dan dibalik semua itu aku meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa ada kehendak yang lebih kuat yang mengendalikan semua itu.. "the invisible hand" lah bahasa ciketing mah... hehehe...
moga Tuhan memberkati upaya kita baik yang direncanakan ato yang gimana nanti ajah.. amin 3x...
Minggu, 29 Mei 2011
jangan mundur
pernahkah Anda menyaksikan kecelakaan lalulintas yang melibatkan pejalan kaki yang menyeberang jalan dengan kendaraan ? saya beberapa kali menyaksikannya. pejalan kaki di negara kita memang sangat rentan terhadap terjadinya kecelakaan, alasannya ada dua, pertama pejalan kaki nya itu sendiri yang kurang disiplin dengan tidak menyeberang pada tempatnya katakanlah zebra cross, jembatan penyeberangan ato terowongan penyeberangan. alasan kedua yaitu pengemudi kendaraan di negara kita secara umum memang kurang menghargai pejalan kaki, mungkin mereka berfikir bahwa jalan diprioritaskan untuk kendaraan, padahal jelas dalam undang-undang bahwa yang dipriortitaskan di jalan adalah pejalan kaki.
illustrasi terjadinya kecelakaan lalulintas yang melibatkan pejalan kaki dan kendaraan dapat dilihat pada gambar berikut :
(a)menggambarkan pejalan kaki yang seringnya menunggu kesempatan menyeberang dengan berdiri di tengah jalan, ketika ia melihat ke kirinya ada peluang untuk maju maka ia melangkah berharap kendaraan dari kirinya tersebut memberi kesempatan untuk menyeberang.
(b) kendaraan di kiri pejalan kaki tidak memberi kesempatan kepadanya sehingga pejalan kaki dengan spontan mundur untuk menghindari kendaraan yang maju di hadapannya. keadaan ini tanpa disadari sangat mengagetkan kendaraan yang melaju dari sisi kanan pejalan kaki yang pada gambar diillustrasikan sebagai pengendara sepeda motor. pengendara sepeda motor yang umumnya berada di kanan jalan dengan kecepatan lebih tinggi daripada mobil (bahkan ada beberapa yang suka ngebut) tidak punya kesempatan untuk menghindari tabrakan dengan pejalan kaki karena dekatnya jarak henti, dan akibatnya kecelakaan lalulintas tak bisa terhindarkan !
demikian gambaran beberapa kecelakaan lalulintas yang melibatkan pejalan kaki dan kendaraan yang pernah saya lihat dengan mata kepala sendiri... menurut pandangan saya untuk menghindari jenis kecelakaan seperti ini diperlukan kesadaran baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor. pejalan kaki sebaiknya menggunakan fasilitas pejalan kaki yang disediakan.. jika memang pejalan kaki terpaksa harus menyeberang pada jalan yang tidak ada fasilitasnya maka pastikan agar Anda dalam posisi yang aman, lihat kiri-kanan, waspada akan adanya kendaraan yang menyerobot dan ngebut, dan sekali Anda melangkah maju, jangan mundur karena Anda tidak bisa melihat pergerakan kendaraan di belakang Anda... bagi pengemudi kendaraan bermotor, sudah selayaknya Anda memprioritaskan pejalan kaki... jalan khan milik umum dan semua berhak menggunakannya dengan prioritas yang jelas untuk pejalan kaki.. bagaimana pendapat pembaca ? :)
illustrasi terjadinya kecelakaan lalulintas yang melibatkan pejalan kaki dan kendaraan dapat dilihat pada gambar berikut :
(a)menggambarkan pejalan kaki yang seringnya menunggu kesempatan menyeberang dengan berdiri di tengah jalan, ketika ia melihat ke kirinya ada peluang untuk maju maka ia melangkah berharap kendaraan dari kirinya tersebut memberi kesempatan untuk menyeberang.
(b) kendaraan di kiri pejalan kaki tidak memberi kesempatan kepadanya sehingga pejalan kaki dengan spontan mundur untuk menghindari kendaraan yang maju di hadapannya. keadaan ini tanpa disadari sangat mengagetkan kendaraan yang melaju dari sisi kanan pejalan kaki yang pada gambar diillustrasikan sebagai pengendara sepeda motor. pengendara sepeda motor yang umumnya berada di kanan jalan dengan kecepatan lebih tinggi daripada mobil (bahkan ada beberapa yang suka ngebut) tidak punya kesempatan untuk menghindari tabrakan dengan pejalan kaki karena dekatnya jarak henti, dan akibatnya kecelakaan lalulintas tak bisa terhindarkan !
demikian gambaran beberapa kecelakaan lalulintas yang melibatkan pejalan kaki dan kendaraan yang pernah saya lihat dengan mata kepala sendiri... menurut pandangan saya untuk menghindari jenis kecelakaan seperti ini diperlukan kesadaran baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor. pejalan kaki sebaiknya menggunakan fasilitas pejalan kaki yang disediakan.. jika memang pejalan kaki terpaksa harus menyeberang pada jalan yang tidak ada fasilitasnya maka pastikan agar Anda dalam posisi yang aman, lihat kiri-kanan, waspada akan adanya kendaraan yang menyerobot dan ngebut, dan sekali Anda melangkah maju, jangan mundur karena Anda tidak bisa melihat pergerakan kendaraan di belakang Anda... bagi pengemudi kendaraan bermotor, sudah selayaknya Anda memprioritaskan pejalan kaki... jalan khan milik umum dan semua berhak menggunakannya dengan prioritas yang jelas untuk pejalan kaki.. bagaimana pendapat pembaca ? :)
Langganan:
Postingan (Atom)




