selamat datang di blog yang dikhususkan buat teman2 yang interest di bidang transportasi.....

(selaen transport juga gpp c.. sing penting happy! heheh)

Selasa, 16 Oktober 2012

Keadilan Tuhan..



Mereka yang sedang senang hati tentu saja mengatakan bahwa Tuhan sangat adil, sebaliknya mereka yang sedang bersusah hati, gundah gulana, galau dan sebagainya rawan untuk mempertanyakan apa benar Tuhan itu adil...

Semua ajaran agama menyatakan bahwa Tuhan Maha Adil, kalo ga adil tentu aja Dia bukan Tuhan. Islam menggambarkan bahwa Tuhan Maha Adil kepada manusia dengan mencontohkan bahwa manusia akan mendapatkan balasan/ganjaran akan segala perbuatannya, bahkan sebesar debu sekalipun kebaikan atau kejahatan manusia akan dibalas. Namun ada perbedaan antara balasan perbuatan baik dan jahat yaitu jika manusia berbuat jahat maka manusia tersebut hanya akan mendapat balasan yang sama dengan kejahatannya, sedangkan jika manusia berbuat baik, maka ia akan mendapatkan ganjaran berpuluh kali lipat. Dalam hal niatan untuk melakukan perbuatan baik atau jahat pun ada perbedaan yaitu manusia tidak mendapatkan dosa sebelum niat jahatnya dilaksanakan sebaliknya untuk perbuatan baik, baru niat saja sudah dicatat sebagai pahala, dan bila manusia mengurungkan niatnya untuk berbuat jahat, ia pun mendapatkan pahala.

Ajaran agama lain juga menggambarkan bahwa Tuhan demikian adil sehingga tanpa keraguan untuk menyarankan manusia untuk mengedepankan kasih, analoginya jika ditampar pipi kirimu maka berikan pipi kananmu, tentu saja tidak untuk diartikan lemah tanpa daya namun lebih pada keyakinan pada jika ada manusia yang melakukan tindakan jahat kepada sesamanya maka bukan manusia yang dijahati yang akan membalasnya, Tuhan lah yang akan melindunginya dan menjamin keselamatannya.

Faktanya bukan hanya mereka yang mengaku beragama yang mengakui bahwa Tuhan itu adil, mereka yang atheis sekalipun mempercayai adanya hukum alam bahwa perbuatan baik akan mendapat balasan yang baik, sebaliknya perbuatan jahat juga akan mendapatkan balasan yang kurang-lebih sama.

Jauh sebelum lahir agama-agama yang ada seperti sekarang, konsep dasar untuk meyakini bahwa kebaikan antar manusia itu wajib sudah ada, ajaran itu mengarahkan semua manusia untuk berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, mendapatkan hak-hak yang “sama”dan mengedepankan perbuatan baik serta meyakini bahwa Tuhan Maha Adil. Disebutkan pula bahwa perbuatan baik tidak untuk digembar-gemborkan, tidak untuk membuat seseorang merasa lebih suci dari sesamanya. Dikatakan bahwa jika ada orang suci yang merasa dirinya lebih dicintai Tuhan maka diharamkan baginya untuk masuk surga...

Saya sendiri adalah orang yang beragama dan sekalipun saya sering melakukan perbuatan dosa dan jarang sekali melakukan kebaikan, di lubuk hati saya yang paling dalam, saya sangat meyakini bahwa Tuhan Maha Adil, Maha Pengampun, Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada seluruh makhluk yang telah diciptakanNya dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Bukti nyata bahwa Tuhan Maha Adil dan Penyayang adalah sampai detik ini kita masih bisa bernafas, bisa berfikir, bisa tertawa setelah sekian banyak kesalahan yang kita lakukan... coba kalau saja Tuhan tidak adil dan tidak pengampun, tentu sudah tidak ada manusia lagi yang diberi kesempatan untuk hidup dan memperbaiki diri karena hampir semua manusia itu arogan, keras kepala dan salah melulu... kayaknya masih mending kura-kura sekalipun punggungnya keras tapi mereka sabar dan kalem... getoh.. hehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar